dunia akademis adalah dunia yg aktif. komunikasi merupakan salah satu hal yg menjadi sangat perlu. beruntunglah kita yg hidup di jaman internet. jarak bukanlah menjadi masalah. chat, email, skype antar benua bisa dilakukan dengan mudah dan dengan biaya yg murah.

beberapa teman bertanya kepada saya, seberapa pentingkah mengontak profesor untuk studi lanjut. jawaban saya: “Sangat-sangat penting!”. Saya mendapatkan beasiswa PhD saya “hanya” dari mengontak profesor-profesor dan salah seorang dari mereka memberi respon sangat positif dan akhirnya mengurus semua keperluan utk beasiswa buat studi PhD saya.

selain itu, saya juga menjalin kontak dengan profesor-profesor di bidang yg saya geluti. manfaat lain yg saya dapatkan adalah masukan-masukan buat riset saya karena ide-ide mereka yg luar biasa.

sekarang pertanyaan kedua, bagaimana caranya? saya coba buatkan menurut butir-butir berikut:

  1. siapkan cv yg baik. cv yg baik memuat minat penelitian (research interest) anda secara khusus, bukan umum. Contohnya: Amir, research interest: quantum theory, relativity theory, etc. Dengan demikian orang yg menerima email anda akan langsung memahami apakah anda adalah orang yg (mungkin) mereka cari-cari. Nah lho, kalo demikian kan akan jadi pucuk dicinta ulam tiba.
  2. siapkan email yg memikat. bagaimana email anda bisa memikat seseorang tentu anda harus tahu apa yg menjadi minat (penelitian)nya. Cari tahu sebanyak-banyak publikasi profesor tersebut. Baca publikasi2xnya secara baik (jika anda waktu), atau minimal baca secara sekilas, sehingga ketika anda mengontak beliau sebutkan bahwa anda tertarik mengontak beliau setelah anda membaca tulisan2x beliau di jurnal atau buku tertentu.
  3. siapkan email yg sopan. jika anda tahu gelar profesor tersebut, maka cantumkan gelar dan namanya dengan benar. Jangan langsung sebut nama depannya, jika memang anda tidak mengenalnya dengan dekat.
  4. siapkan topik penelitian anda yg ringkas. bisa dilampirkan dalam 1-2 halaman. jadi di dalam email anda, lampirkan minimal cv dan topik tersebut.

umumnya mengontak profesor berlaku jika anda ingin mendapatkan beasiswa buat s3. jika anda ingin melamar ke Jepang, kontak dengan profesor berperan sangat penting, terutama jika ingin mendapatkan beasiswa U to U: kerjasama universitas di Indonesia dengan universitas di Jepang. Beasiswa-beasiswa yg lain ke US, Canada, Belanda, Australia juga biasanya dimulai dengan inisiasi dengan profesor. Manfaatnya adalah kita telah memiliki calon supervisor untuk rencana studi kita tersebut.

Okay, so far seperti itu. Jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom komentar.

About these ads