Penghujung Juli 2008

6 Comments

Tidak mudah menjaga “kesinambungan” menulis blog. Kadang-kadang ada halangan yang mengganggu anda. Walaupun bagi aku sendiri menulis termasuk juga menghilangkan kepenatan yang ada di kepala. Tapi kadang-kadang kalau “terlalu” penat, ya tidak bisa menulis apa2x. Ada beberapa kegiatan seminggu ini yang akan aku rangkum di bawah ini :-D

More

Legal dan Ilegal

8 Comments

Tanpa kita sadari kita dihadapkan pada pilihan antara “legal” dan “ilegal”nya barang, waktu, ijin dan banyak hal lagi dalam keseharian. Buat anda yang taat hukum atau takut “dihukum” tentu anda akan memilih menggunakan produk-produk yang legal.

Tapi tidak bisa dipungkiri sistem perekonomian sekarang, seperti: “negara berkembang dan tidak berkembang”, “miskin dan kaya”, “mudah dan susahnya akses”, “ketersediaan fasilitas atau tidak”, membuat kita dihadapkan kepada dilema dalam hal legal maupun ilegal. Adakah diantara kita yang tidak pernah memakai produk-produk ilegal?

Bagaimana pendapat anda?

More

Anda Penggemar Trio Detektif?

40 Comments

Buat anda penggemar trio detektif mungkin anda masih ingat nama-nama seperti: Jupiter Jones, Peter Crenshaw dan Bob Andrews. Kapan anda terakhir kali membaca kisah trio detektif? Untuk saya itu mungkin sekitar 15 tahun y.l semasa saya SMP. Sesudah waktu itu tidak ada lagi kisah terbaru trio detektif yang dikeluarkan.

Sewaktu masih es-de, kisah-kisah trio detektif, atau di luar negeri dikenal sebagai the Three Investigators, selalu memberi petualangan tersendiri bagi saya. Bahkan sempat waktu itu membuat grup sendiri dengan dua orang teman saya menjadi trio detektif ala imaginasi kami.

Buat saya sendiri mungkin kisah-kisah trio detektif memberi inspirasi kepada saya untuk menjadi seorang detektif aka researcher. Memang saya tidak sedang “mencari” bandit, tetapi “sense of investigation” ada di benak saya. Ini mungkin yang saya dapat dari kisah-kisah trio detektif :-) .

But, what I want to say is:

Finally I found link untuk membaca kisah trio detektif secara free dan bisa di-download.

More

Doktor Air Hujan

4 Comments

Dalam seminar di lab hari ini, saya bertemu seseorang yang dijuluki Dr. Rain Water atau Dr. Makoto Murase. Mengapa “nick name”nya dihubungkan dengan air hujan?

More

Pentingnya Seorang Supervisor dalam Penelitian

2 Comments

Dhany Arifianto, salah seorang moderator milist beasiswa, mengirimkan taut artikel tentang “Why PhD Students need a helping hand from their supervisors?”

Menurut saya, ini tidak hanya berlaku pada PhD Students, tetapi juga berlaku pada mahasiswa bachelor (S1) dan juga mahasiswa master (S2) yang sedang menyelesaikan tugas akhir atau thesis. Dilema yang terjadi adalah memilih supervisor (pembimbing) yang “wah” tapi tidak memiliki waktu atau memilih supervisor yang “biasa-biasa” tapi punya waktu buat anda.

Pilih mana coba?

More

Sahabat kami Tiur Santi

11 Comments

Sore ini membaca berita email-list dan menerima kabar dari Anand tentang seorang sahabat kami Santi.

Telah berpulang seorang sahabat kami: Tiur Santi Oktavia Marpaung. Sedih sekali mendengar kabar ini. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya buat keluarga Santi.

sumber: webplano97

Sakit kanker yang dideritanya itu pertama kali aku dengar pada tahun 2004. Itu akhirnya membawanya ke peraduan terakhir hari ini. Tahun 2004 itu pula aku sempat sekali menjenguknya di rumah sakit di dekat terminal kampung melayu (maaf lupa namanya, RS Mitra kalau ga salah?).

Sekali itu saja aku menjenguknya karena harus pergi jauh dan hanya mendengar “update” beritanya atau pokok doa yang disampaikan teman-teman baik melalui milist, japri atau chatting. Beberapa tahun berlalu, sepertinya dia telah sembuh total dari sakitnya. Profesi terakhir Santi (dan mungkin juga yang pertama) adalah wartawan di Koran Kompas. Terus terang saya salut ketika tahu pertama kali Santi menjadi wartawan kompas.

Beberapa liputannya yang ditulis di media kompas dapat dilihat pada beberapa link aktif berikut ini: Link1, Link2, Link 3. Tulisan-tulisan Santi biasanya selalu terkait dengan ekonomi dan investasi. Namun demikian, Santi juga menulis artikel tentang pendidikan yang kemudian menjadi terpilih sebagai pemenang Best Media Coverage for Singapore Education 2008. Artikelnya yang berjudul Pengin Belajar di Sekolah Internasional Ah… dan ditulis di Kompas tersebut bisa dilihat pada Link berikut.

Pertama kali bertemu dengan Santi adalah tahun 1997 ketika ia diterima di jurusan PL-ITB. Setelah itu kami berteman tidak hanya sebagai teman satu jurusan, tetapi juga melalui beberapa circles seperti PMK, UKSU, Nav dan juga kadang-kadang jadi teman ngobrol. Profil tentang Santi sendiri secara lengkap dapat dilihat di web plano 97.

Kematian membawa kesedihan yang sangat bagi yang ditinggalkan. Tapi kematian sendiri bisa diibarat kan mengakhiri sebuah babak dalam pertandingan. Itu tidak berakhir melainkan seperti melalui babak baru lagi. Babak baru dalam kehidupan selanjutnya.

Selamat jalan Santi! Sekarang engkau memulai babak baru. Till we meet again.

Beberapa kesaksian teman-teman tentang Santi saya kompilasi di bawah ini:

beasiswa modal nekat?

4 Comments

alow mas… saya punya impian mau melanjutkan s2 di luar negeri, tapi sayangnya kemampuan akademis selama kuliah pas pas an. dengan modal nekat saya apakah saya bisa mengajukan beasiswa keluar negeri, dan apakah kiatnya agar bisa berhasil. thx mas… ;)

apakah modal nekat (saja) cukup untuk melamar beasiswa? sebelum ngomongin modal nekat, More

Kunjungan Gelandang Persita

2 Comments

Selalu menyenangkan bertemu kawan lama. Kali ini gw dikunjungi oleh Arief Rizaldi, gelandang serang di angkatan kami. Kalau gw ingat Arief, gw ingat juga Hendrik pemain dari “Persipura”, dimana dulu mereka berdua membela tim yang sama. Kalau ga salah sama2x di PS ITB bukan ya? Arief sendiri mungkin cocok dijulukin gelandang pekerja keras dari Persita Tangerang.

Kami mungkin sudah lebih lima tahun tidak bertemu. Pas ketemu gini, tidak disangka malah akan main bola bareng di lapangan Ohbaku, Kyoto University, Uji Campus.

Sayang tadi sore kesempatan bermain bersama tidak jadi terwujud karena ada sesuatu hal. Tapi sebagai kenang-kenangan, foto dipinggir lapangan sepakbola cukup untuk mengabadikan kedatangan Arief ke Uji Kyoto untuk ikut bermain bersama PS Kyoto. Thanks Rief dah mampir. Sampai ketemu lagi bro! PS: Ditunggu buat kedatangan kawan2x lama di Kyoto :D

Artis jadi pejabat?

4 Comments

Saya ga tau nih kenapa sekarang rame-rame artis jadi pejabat.

Rano Karno terpilih jadi Wakil Bupati Tangerang. Dede Yusuf terpilih menjadi wakil gubernur jawa barat. Dan terakhir lagi mendengar Primus mencalonkan diri jadi calon bupati Sumedang.

Apa ini terkait dengan harga BBM yang naik yang membuat lowongan kerja / nampil semakin susah? Atau memang negara kita sudah menjadi republik mimpi? Atau memang ini jamannya?

Terlepas apakah ini memberi hasil baik atau buruk kita tidak tahu. Harapan kita tentunya mereka bisa memberi penyegaran kepada pemerintahan yang ada dan juga membawa angin perubahan.

Setidaknya kita bisa mengingat kisah Ronald Reagan yang menjadi presiden US dan Joseph Estrada presiden Philippines. Kita sudah tahu kalau keduanya bernasib berbeda. Ronald Reagan menyelesaikan tugas kepresidenannya dengan baik sementara Joseph Estrada harus berakhir di bui karena kasus korupsi.

Bagaimana dengan artis-artis Indonesia yang disebutkan di atas? Hanya waktu yang bisa menjawabnya? Ada pendapat anda?

Swades

4 Comments

Ada sebuah film India yang cukup memberi kesan buat saya: Swades. Film tersebut tidak sekedar roman picisan dan goyangan penari-penari yang lincah, tetapi juga sarat pesan dan makna.

Film ini mengisahkan tentang seorang India yang bekerja di NASA. Keberhasilan dan kepintarannya membuat Mohan Bhargav (diperankan oleh Shahrukh Khan) menjadi salah satu ilmuwan penting di dalam peluncuran satelit yang memonitor cuaca sehingga bermanfaat untuk memprediksi curah hujan, yang berguna dalam hal manajemen bencana dan pertanian. Pada awal film tersebut, Mohan dikisahkan baru saja mendapatkan “green card” yang ditunggu-tunggunya. Sebentar kemudian ia pergi ke India karena teringat akan inang pengasuhnya yang mungkin tidak memiliki orang yang merawat lagi pada hari tuanya. Mohan berkeinginan membawa Mariyama (inang pengasuhnya) untuk tinggal di US bersama-nya. Tetapi, yang terjadi adalah sebaliknya, Mariyama membuat Mohan tersadar akan pentingnya “orang-orang pintar” India untuk kembali ke negaranya dan membangun India. Film ini mengisahkan pergolakan hati seorang Mohan dan bagaimana ia akhirnya mengambil keputusan yang sulit.

Menurut Wikipedia, film ini diinspirasi oleh kisah nyata yang dialami oleh seorang India Aravinda Pillalamarri. Film Swades mendapatkan beberapa penghargaan, salah satunya adalah peran yang kuat dari seorang Shahrukh Khan. Saya merekomendasikan anda untuk menontonnya ;-)

Bagaimana rekomendasi anda?

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.