Tidak mudah menjaga “kesinambungan” menulis blog. Kadang-kadang ada halangan yang mengganggu anda. Walaupun bagi aku sendiri menulis termasuk juga menghilangkan kepenatan yang ada di kepala. Tapi kadang-kadang kalau “terlalu” penat, ya tidak bisa menulis apa2x. Ada beberapa kegiatan seminggu ini yang akan aku rangkum di bawah ini😀

***

PORMAS 2008 (link ada di sini)

Seminggu yang lalu cukup disibukkan dengan beberapa kegiatan. Kebetulan hari Sabtu lalu ada kegiatan Pekan Olah Raga Masyarakat Indonesia KANSAI di Kyoto. Kebetulan PPI-Kyoto menjadi tuan rumah dan aku sendiri ikut berpartisipasi. Peserta yang hadir kalau tidak salah sekitar sembilan kontingen yang berasal dari kota-kota di Kansai: Hyogo, Osaka, Nara, Shiga, Uji dan Kyoto tentunya. Aku ikut tim sepakbola mini. Seperti tahun-tahun sebelumnya PPI Kyoto tetap menjadi juara umum, walau sayang kali ini tim sepakbola tidak mendapat juara. Kami menurunkan dua tim, tetapi hanya satu tim lolos ke penyisihan grup dan lolos ke semifinal. Hasil lain yang di dapat adalah jempol yang cedera setelah terinjak pemain-pemain lawan😦 . Tapi ga papa, yang penting enjoy.

Sayang foto-fotonya blum ada sekarang. Masih tunggu dari teman-teman “fotografer” yang mau berbaik hati membagikan foto-fotonya.

***

Beberapa hari yang lalu dapat info bahwa aku lolos “interview” untuk ngajar bhs Indonesia. Memang tidak banyak sih, mungkin hanya beberapa jam seminggu. Tapi sepertinya menyenangkan karena bisa melakukan sesuatu diluar kegiatan “riset” yang tampaknya mulai membosankan😀 . Ngajarnya sendiri baru mulai pertengahan agustus. Thanks to Riri yang memberi info dan ngasih kesempatan.

***

Beberapa hari ikut kegiatan KIDS dalam rangka persiapan penyuluhan tentang “bencana alam” kepada anak-anak di Bandung dan Jogja. Walaupun aku sendiri tidak akan ikut dalam kegiatan di Indonesia kali ini, tetapi persiapannya cukup mengasyikkan. Hari ini adalah “rehearsal” drama yang akan dipertontonkan di depan anak-anak. Seorang teman dari Indonesia, dua dari Jepang dan satu dari Meksiko ambil bagian dalam drama ini. Lucu mendengar bahasa Indonesia dengan aksen-aksen berbeda. Pasti asik deh anak-anaknya, walaupun sayang aku ga bisa ikut. Tanoshii!😀