Sudah lama sekali saya absen dari menulis blog. Banyak kegiatan yang menyita waktu dan perhatian yang membuat saya berhenti menulis di sini. Bukan masalah ide, tapi lebih tepatnya karena waktu dan prioritas. Tapi saya tidak berhenti menulis kok. Sebagai seorang peneliti, tulisan adalah bagian dari kegiatan sehari-hari. Istilah yang sering sering kita dengar “publish or perish!” itu masih berlaku kok.

Puji Tuhan, dengan absennya saya dari blog, akhirnya saya bisa (lebih) konsentrasi dan memasukkan beberapa makalah ilmiah ke jurnal dan konferensi. Saya bersyukur setidaknya ini memenuhi target yang dibebankan kepada saya sebagai syarat kelulusan. Dari “proses” tulis-menulis ini saya mendapat beberapa pengalaman, yang menurut saya menarik dan berguna untuk dibagikan. Di antara pengalaman-pengalaman tersebut antara lain, tulisan saya yang mendapat “major revision” alias rejected (tapi bisa diterima dengan catatan banyak perbaikan), tulisan yang “minor revision” dan “accepted”. Selain itu juga saya bisa menikmati kolaborasi dengan beberapa orang, dari di antaranya seseorang penulis yang “wah” yang selama ini tulisannya saya jadikan referensi, sampai teman-teman sejawat yang menjadi rekan sharing dan menghasilkan karya tulis.

Kembali ke blog, bukan berarti saya akan berhenti menulis di blog. Bagi saya menulis di blog adalah berbagi. Sayang sekali jika pikiran dan pengalaman anda hanya di kepala, tanpa bisa dibaca oleh orang lain. Orang bilang seseorang itu ibarat buku, buku yang bisa dibaca orang lain. Pengalaman yang saya sebutkan di atas akan saya tuliskan di blog ini. Saya tidak bisa berjanji kapan, karena saya masih perlu memasukkan “buku tebal” saya ke departemen untuk sidang. Mungkin sesudahnya saya baru akan menulis dan berbagi. Mohon maaf buat rekan-rekan yang komentarnya tidak saya jawab. Tetap semangat!