Memilih studi pasca sarjana di luar negeri tidak mudah, terutama jika anda belum pernah memiliki pengalaman sebelumnya, ataupun tidak mendapat informasi yang cukup dari orang yang pernah mengalaminya langsung. Untuk itu diperlukan persiapan yang matang yang perlu anda ketahui sebaiknya sebelum anda memilih kampus. Jangan cari informasi pada saat anda akan berangkat jika anda tidak mau mengalami banyak gegar budaya (culture shock!). Sebaiknya lakukanlah sedini mungkin.

  1. Pertama dan terpenting, pastikan apa motivasi anda studi di luar negeri. Apakah anda benar-benar peduli dengan ilmu yang anda akan pelajari atau anda mencari pengalaman tinggal di luar negeri atau anda ingin bermigrasi ke luar negeri? Jika anda benar-benar berorientasi pada ilmu yang anda cari tersebut, pastikan informasi detail tentang kampus dan departemen yang anda tuju (lihat poin 2). Jika anda ingin mencari pengalaman tinggal / kuliah di luar negeri, mungkin faktor kampus tidak menjadi pertimbangan utama anda, tetapi lebih kepada kesempatannya. Kalau demikian mungkin anda bisa melamar sebanyak-banyaknya dan lihat ke mana aplikasi anda diterima. Jika anda ingin bermigrasi, mungkin faktor yang anda perlu cari tahu adalah tentang kesempatan dan kemudahan mendapatkan permanent resident.
  2. Apakah bidang yang akan anda tuju ini benar-benar anda minati? Jika ya, maka mungkin anda tidak terlalu kesulitan. Jika tidak, pastikan bahwa anda punya informasi yang cukup tentang studi di departemen tersebut dan apakah anda bisa beradaptasi dengan tuntutan yang relatif baru buat anda.
  3. Kenali departemen / jurusan dan kampus yang anda pilih. Bagaimana sistem mengajar di kampus tersebut. Apakah sistemnya modul sehingga setiap hari anda harus kuliah. Atau sistem semester sehingga anda memiliki waktu kosong di sela-selanya. Pastikan informasi ini terlebih dahulu sehingga anda tidak benar-benar buta ketika tiba di sana. Cara termudah tentunya lewat website. Untuk mencari-nya cukup ketikkan: “nama kampus”, “nama departemen” di google. Jika anda mau mengenal lebih dalam, bisa tanya melalui mahasiswa2x yang ada di sana. Melalui mahasiswa Indonesia yang sudah belajar di kampus tersebut, misalnya senior anda / dosen dan atau melalaui Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) yang anda tuju. Biasanya mereka akan sangat senang membantu informasi yang ada butuhkan. Kirimkan email pertanyaan anda ke salah satu anggota PPI tersebut.
  4. Ketersediaan beasiswa. Jika anda adalah seorang pencari beasiswa, pastikan bahwa kampus yang anda lamar menyediakan beasiswa atau ada beasiswa yang mendukung studi anda di sana. Sebaiknya cari beasiswa penuh dan bukan beasiswa parsial. Beasiswa parsial adalah seperti beasiswa pembebasan SPP. Jika anda tidak memiliki tabungan yang cukup, bagi yang memiliki beasiswa parsial mau tidak mau harus bekerja paruh waktu. Untuk sebagian orang ini akan berpengaruh kepada konsentrasi studi anda.
  5. Informasi tentang asal negara mahasiswa di kampus yang anda tuju. Ada beberapa kampus yang berorientasi menerima mahasiswa asing, ada yang berorientasi menerima mahasiswa dalam negeri sendiri dan ada yang berorientasi menerima mahasiswa dari negara berkembang. Pastikan informasi ini terlebih dahulu dan sesuaikan dengan minat anda.
  6. Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang budaya di kota / negara yang anda tuju. Apakah sering diadakan festival seni dan kebudayaan, olahraga, pameran-pameran. Jika anda pencinta seni / mengunjungi tempat-tempat wisata, mungkin ini salah satu yang anda pertimbangkan.
  7. Kenali makanan-makanan utama di tempat tersebut. Apakah anda memiliki pantangan makanan tertentu? Apakah makanan yang anda butuhkan akan ada di sana? Jangan kuatir mengenai “beras” atau “nasi”, sebagian besar memang ini bisa didapatkan di berbagai negara, tapi harganya relatif mahal. Jika anda memiliki kemampuan beradaptasi dengan makanan lokal seperti kentang, roti, dll, mungkin anda bisa menghemat sebagian pengeluaran anda.

List ini mungkin akan terus berkembang. Ada yang mau menambahkan atau berpendapat berbeda selain ketujuh hal di atas?