Anda pernah menghadiri Holland Education Fair. Anda masih bingung, apakah Belanda tempat yang tepat untuk melanjutkan kuliah anda? Jika anda ragu, mungkin anda tidak mau pergi ke Belanda karena  alasan-alasan berikut ini.

  1. Anda tidak menyukai bersepeda. Jika anda senang naik angkot, naik motor atau kemana-mana naik kendaraan bermotor, maka sebaiknya anda tidak pergi ke Belanda. Di sana anda akan melihat banyak orang naik sepeda. Kemana-mana naik sepeda. Karena Belanda adalah negara yang relatif datar, Belanda benar-benar negara yang cocok untuk naik sepeda. Anda tidak memerlukan tenaga yang kuat untuk mengayuh sepeda anda. Jadi sebaliknya, jika anda adalah pencinta bersepeda, sebaiknya anda mencoba ke Belanda.
  2. Anda tidak menyukai keju. Hmm, bau-nya tidak enak menurut anda. Wah, keju ada di mana-di mana di Belanda. Bahkan ketika pesta-pesta sederhana pun, keju menjadi suguhan. Rasanya, jangan di tanya, enak, harum dan segar. Buat anda penyuka keju, pergilah ke Belanda. Harganya relatif murah.
  3. Anda tidak menyukai dingin. Nah, Belanda memang dingin. Letaknya yang dipinggir laut utara membuatnya sering terkena angin kencang dari utara. Tapi jangan kuatir, dengan jaket yang tebal dan penghangat ruangan yang cukup, seharusnya anda bisa bertahan hidup.
  4. Anda tidak bisa berbahasa Belanda. Memang bahasa Belanda termasuk bahasa yang susah dipelajari. Sayangnya kursus bahasa Belanda juga tidak banyak di Indonesia. Selain itu, karena pengguna bahasa ini tidak terlalu banyak (hanya orang Belanda, Belgia, Suriname, Dutch Antilles dan Afrika Selatan), maka tidak terlalu penting untuk dipelajari. Tapi anda jangan salah, sebagian besar orang-orang Belanda bisa berbahasa Inggris. Jadi, anda tidak perlu takut untuk nyasar.
  5. Anda takut jauh dengan keluarga. Ini persoalan yang tidak hanya anda alami kalau anda ke Belanda. Studi di luar negeri, kecuali negara Asean, akan membuat anda jauh dari keluarga. Tapi teknologi sekarang, chatting, telepon, telepon via internet yang berbiaya murah membuat anda tidak perlu jauh dari keluarga. Sebagai contoh, saya lebih sering menelepon keluarga ketika saya studi di luar negeri dibandingkan ketika saya tinggal di kota yang berbeda dengan keluarga saya di Indonesia.
  6. Anda tidak punya uang yang cukup untuk studi dan tinggal di Belanda. Memang studi di Belanda memakan biaya mahal, jika anda bandingkan dengan studi di Indonesia. Eit, jangan salah, studi di Belanda bisa lebih murah dan menguntungkan bagi anda dibandingkan di Indonesia. Banyak program beasiswa yang bisa anda lamar. Cobalah lamar beasiswa Stuned dan NFP yang disediakan oleh pemerintah Belanda. Selain itu, ada juga beasiswa-beasiswa lain yang ditawarkan, seperti Erasmus Mundus, World Bank dan beasiswa-beasiswa lainnya.
  7. Anda susah kalau tidak makan-makanan Indonesia. Banyak kok toko-toko Asia (toko China dan Vietnam) yang anda bisa beli indomie, tempe, bumbu-bumbu dan makanan khas Indonesia di sana. Jadi, tidak ada yang perlu dikuatirkan.

Anda mau menambahkan?